RRI.CO.ID, Sintang - RRI Sintang menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sintang terkait kerja sama program siaran religi dan Ramadhan tahun 2026. Penandatanganan MoU tersebut berlangsung di Kantor Kemenag Sintang, Rabu, 21 Januari 2026.
Penandatanganan dilakukan oleh Kepala Kemenag Kabupaten Sintang, Hasib Arista, dan Kepala LPP RRI Sintang, Muhammad Fauzi Noor. Kerja sama ini bertujuan memperkuat peran media publik dalam menyebarkan pesan-pesan keagamaan yang menyejukkan serta menjaga kerukunan umat beragama di Kabupaten Sintang.
Kepala RRI Sintang, Muhammad Fauzi Noor, mengatakan bahwa kerja sama tersebut merupakan bentuk komitmen RRI sebagai media publik dalam menghadirkan informasi yang edukatif, sejuk, dan membangun di tengah masyarakat.
“RRI memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan informasi yang mendidik dan menyejukkan, khususnya dalam menjaga kedamaian dan toleransi antarumat beragama di Kabupaten Sintang. Kerja sama dengan Kemenag ini sangat kami butuhkan untuk merawat nilai-nilai kebersamaan yang selama ini telah terjaga,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kemenag Kabupaten Sintang, Hasib Arista, mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih atas dukungan RRI Sintang dalam memperluas jangkauan dakwah dan penyuluhan keagamaan. Menurutnya, kerja sama ini sejalan dengan visi dan misi Kementerian Agama dalam memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Dengan adanya MoU ini, kami merasa sangat terbantu karena mendapatkan ruang untuk memperluas jaringan dakwah dan penyuluhan melalui media RRI. Hal ini membuat kami semakin dekat dengan masyarakat,” katanya.
Selama ini, RRI Sintang telah menyiarkan program Mutiara Pagi yang menghadirkan tokoh agama dari berbagai agama di Kabupaten Sintang. Pada Ramadhan 2026, Kemenag Sintang juga akan mengisi sejumlah program siaran rohani di RRI Sintang, mulai dari waktu sahur hingga berbuka puasa.
Program-program tersebut diharapkan dapat menemani masyarakat dan pendengar setia RRI Sintang selama menjalankan ibadah puasa, sekaligus memperkuat nilai-nilai toleransi dan kebersamaan antarumat beragama. (Din)